Subscribe

Photobucket

METRO7

  • Home Industri Sabu Digrebek - Banjarmasin - Direktorat Reserse Narkotika Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan menemukan tempat pengolahan Narkotika jenis Sabu - Sabu di Komplek Herlina...
    1 minggu yang lalu

Minggu, 29 Agustus 2010

Terkait Korupsi Raskin, 11 Kades Diperiksa

Kandangan – Sebanyak 11 Kepala Desa Kecamatan Angkinang harus berurusan dengan polisi, karena mereka diduga terkait dengan penyelewengan Beras Miskin (Raskin-red) tahun 2009 sebanyak ratusan ton.

Menurut informasi yang Metro7 terima, ke-11 Kades ini dimintai keterangan oleh penyidik kepolisian Polres HSS sebagai saksi, karena mereka dianggap mengetahui penyaluran beras yang diperuntukkan bagi masyarakat ini.
Pemanggilan ke-11 kades ini tentu saja membuat mereka menjadi was-was dan takut kalau nantinya bakal dijadikan sebagai tersangka. “Takut juga pak, siapa tahu nanti akan dijadikan sebagai tersangka, padahal saya hanya membagikan saja sesuai dengan beras yang diberikan,” ujar seorang kades yang minta namanya tidak dikorankan kepada media ini.
Menurutnya pengakuannya, selama ini ia dan kades lainnya hanya menerima beras yang diberikan, sedangkan yang mengambil dan koordinator bukan mereka.
Sementara itu, penyidik berhasil mengantongi dua nama yang bertindak sebagai penanggung jawab pendistribusian dan pemilik modal Raskin tersebut.
Kedua orang itu berinisial ZN dan SR, dimana ZN bertindak sebagai koordinator, sedangkan SR sebagai pemilik modal.
Beras Miskin tahun 2009 ini seharusnya sepenuhnya diberikan kepada masyarakat miskin di kecamatan Angkinang, dengan jumlah pengambilan sebanyak 283.900 kilo atau 283,9 ton yang diperintukkan bagi 1605 rumah tangga miskin.
Tetapi, dalam penyalurannya, seharusnya semua beras berjumlah 283,9 ton itu dibagikan ternyata yang dibagikan kepada masyarakat hanya 192,960 kilo atau 192,9 ton saja. Sedangkan sisanya sebanyak 89.960 kilo atau 89,9 ton tidak disalurkan dan diduga justru dijual.
Berdasarkan informasi yang Xkasus terima, penyimpangan penyaluran Raskin ini ternyata tidak hanya di Kecamatan Angkinang, tetapi diduga juga dilakukan oleh kecamatan lainnya yang selama beberapa tahun kemarin telah mengambil jatah beras miskin di Bulog Kalsel.
“Kalau kasus ini dikembangkan sebenarnya tidak hanya kecamatan Angkinang, tetapi ada beberapa kecamatan yang saat itu juga mengambil jatah Raskin juga melakukan perbuatan yang sama,” ujar seorang sumber di Pemkab HSS.
Menurut keterangan, ZN dan SR sekarang masih dijadikan saksi oleh penyidik, sedangkan kalau nanti hasil keterangan dari para kades memberatkan ZN dan SR, maka tidak menutup kemungkinan keduanya akan ditetapkan sebagai tersangka. (Xkasus/may)

Digg Google Bookmarks reddit Mixx StumbleUpon Technorati Yahoo! Buzz DesignFloat Delicious BlinkList Furl

0 komentar: on "Terkait Korupsi Raskin, 11 Kades Diperiksa"