Subscribe

Photobucket

METRO7

Rabu, 26 Januari 2011

Laporan Khusus Untuk Bapak Kapolri Di Jakarta


Pemuda Islam Dan Pemuda Pancasila Kalsel “Demo Di Mabes Polri”
Ungkap Kasus Otak Pelaku Pembunuhan
Berencana Guru SDN Sarigadung Tanbu Tahun 2004


Liputan: Gt.Suriansyah,BSc

Menurut bapak kapolri untuk meninda, mengusut secara tuntas otak pelaku pembunuhan berencana diduga H. Syamsuddin ( H. Isam ) atas guru olah raga SDN Sarigadung KM. 8 pada tahun 2004 yang belum tertangkap sampai saat ini.

H. Syamsuddin ( H. Isam ) pengusaha batu bara di tanah bumbu di duga otak pelaku pembunuhan berencana tidak tersentuh hukum.

Tanbu – X kasus. Pemuda islam dan pemuda pancasila kalimantan selatan merasa terpanggil dan perihatin atas penegakkan hukum di kalimantan selatan khususnya ditanah bumbu, yang seakan-akan hukum dapat dibeli oleh para pengusaha atau orang-orang yang banyak duitnya, termasuk salah satu kasus pembunuhan berencana yang dilakukan diduga oleh H. Syamsuddin / H. Isam pengusaha batu bara di tanah bumbu dengan menyuruh / mengupah Culin untuk membunuh seorang guru olah raga SDN Sarigadung KM. 8 Hadriansyah pada hari senin tanggal 29 Pebruari 2004.
Untuk itu pemuda islam dan pemuda pancasila kalimantan selatan datang kejakarta mengadakan demo menyatakan orasinya dimuka kantor mabes polri di jakarta beserta anggotanya sebanyak 200 orang, menuntut bapak kapolri agar menindak, mengusut secara tuntas otak pelaku pembunuhan tersebut di duga H. Syamsuddin ( H. Isam ).
Rabu ( 5/1 ) dijakarta ketua dewan pengurus daerah pemuda islam kalimantan selatan H. Muhammad Hasan bibawah guyuran hujan yang cukup deras, bersama-sama 200 orang anggotanya dimuka kantor mabes polri Jl. Trunojoyo kebayoran baru jakarta menyampaikan orasinya menuntut bapak kapolri untuk menindak, mengusut secara tuntas otak pelaku pembunuhan berencana terhadap seorang guru olah raga SDN Sarigadung KM. 8 ditanah bumbu pada tahun 2004 diduga dilakukan H. Syamsuddin ( H. Isam ) dengan menyuruh, mengupah Culin untuk membunuh Hadriansyah.
Pelaku pembunuhan culin hanya diponis kurungan penjara selama 3 bulan, sedangkan otak pelaku pembunuhan tersebut H. Syamsuddin ( H. Isam ) tidak tersentuh hukum sampai saat ini.
H.Muhammad hasan dengan suara lantang menjelaskan, “pembunuhan yang dilakukan sangat sadis”, dilakukan pada siang hari, pada saat anak sekolah masih belajar, mereka ketakutan menyaksikan pembunuhan tersebut dan disaksikan pula oleh masyarakat yang pada waktu itu demo angkutan batubara, mereka tidak berani berbuat apa-apa takut dengan H.Syamsuddin/ H.Isyam yang pada saat itu memegang pistol menembak keatas, otak pelaku H.Syamsuddin / H.Isyam sampai saat ini tidak pernah diusut, “kami Pemuda Islam dan Pemuda Pancasila meminta kepada bapak Kapolri untuk mengusut sampai tuntas otak pelaku pembunuhan tersebut”.
“Kami jauh -jauh dari Banjarmasin datang ke Jakarta, meminta kepada Bapak Kapolri untuk menegakkan hukum di Republik yang dicinta ini, khususnya di Kalimantan Selatan. Dan kami masyarakat Kalimantan Selatan yakin dan percaya kepada bapak Kapolri mampu untuk menyeret otak pelaku pembunuhan tersebut yang katanya kebal hukum, bahkan lebih eronis lagi mampu membeli hukum. “Kami masyarakat Kalimantan selatan mendo’akan bapak Kapolri agar dikuatkan iman, diberikan jasmani maupun rohani beserta seluruh jajarannya, sehingga mampu mengungkap kasus pembunuhan sadis disiang hari disaksikan anak-anak sekolah dan warga setempat, untuk diadili sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku di negeri ini,” ujar H.Muhammad Hasan.
Setelah penyampaian orasinya H. Muhammad Hasan beserta empat orang anggotanya diminta menghadap langsung kadiv humas polri yaitu : H. Muhammad Hasan , H. Ahmad Bahran, Abdurrahman, Kusairi, M. Arif
Pada saat menunggu diruang tamu turun lah bapak kadiv humas polri Irjen pol Drs. H. Anton Bahrul Anwar. SH menuju mobil, langsung ditemui H. Muhammad Hasan menyampaikan orasi pemuda islam kalimantan selatan secara tertulis kemudian diterima oleh bapak Irjen pol Drs. H. Anton Bahrul Anwar. SH secara langsung dan beliau menyatakan akan menindak lanjutinya dalam waktu cepay dan titip salam kepada masyarakat kalimantan selatan.
Diruang rapat div humas polri H. Muhammad Hasan beserta 4 orang anggotanya diterima oleh ibu AKBP Dra. Dinny supardini yang mewakili div humas polri meminta H. Muhammad Hasan menjelaskan maksud kedatangannya ke mabes polri dijakarta dari banjarmasin, H. Muhammad Hasan menyampaikan maksud kedatangannya yaitu meminta bapak kapolri untuk menindak, mengusut secara tuntas otak pelaku pembunuhan berencana diduga H. Syamsuddin ( H. Isam )terhadap seorang guru olah raga SDN Sarigadung KM. 8 tanah bumbu tahun 2004 yang sampai saat ini tidak tersentuh hukum.
AKBP Dra. Dinny supardini yang mewakili div humas polri menyatakan aspirasi pemuda islam dan pemuda pancasila kalimantan selatan akan kami tampung dan akan kami ajukan kepada pimpinan supaya diteruskan kepada yang berkepentingan ( Xkasus 017 )

Digg Google Bookmarks reddit Mixx StumbleUpon Technorati Yahoo! Buzz DesignFloat Delicious BlinkList Furl

0 komentar: on "Laporan Khusus Untuk Bapak Kapolri Di Jakarta"